Reinaldy Atmanegara : Mandiri berkat Taekwondo
Mulanya tidak terpikir untuk bisa latihan taekwondo ketika kecil dulu. Namun atas ajakan kawannya itu, dan sejalan waktu, olahraga ini telah menjadikannya atlet nasional yang membanggakan.
Atlet nasional taekwondo Indonesia kian
berkibar di laga internasional. Usai mendulang lima emas, dua perak dan
satu perunggu di arena Hongkong Terbuka yang dilangsungkan di Kowloon,
Hongkong pada 23-24 Februari lalu. Kejuaraan yang masuk dalam kalender
resmi badan taekwondo dunia atau world taekwondo federation (WTF)
diikuti atlet dari berbagai negara, di antaranya China, Taiwan,
Malaysia, Mongolia, Hongkong dan Indonesia.
Dari sejumlah atlet nasional yang
menorehkan prestasi yang membanggakan itu, nama Reinaldy Atmanegara juga
ada di sana. Ia yang turun di nomor kyorugi kelas 54 kg Fin putra
berhasil memboyong emas setelah menyingkirkan atlet Cina dengan skor
telak 8-3.
Tidak mudah bagi siswa kelas tiga SMA
Theresia Semarang ini untuk bisa mencapai babak yang menentukan itu. Ia
sebelumnya mesti melewati babak penyisihan dari lawan-lawan yang tangguh
juga, seperti atlet Mongolia maupun tuan rumah, Hongkong.
Dikisahkan Rei, begitu ia selalu disapa,
dirinya sempat deg-degan ketika pertandingan final saat melawan atlet
negeri tirai bambu. Apalagi ketika tertinggal dua angka di babak awal
pertandingan. Namun dengan arahan pelatih yang tepat, akhirnya ia bisa
mengejar angka dan unggul dengan meyakinkan.
Baginya kemenangan ini bisa menambah
semangat dan optimistis untuk terus berprestasi di arena internasional,
bahkan dunia. Malah ia sendiri menyimpan keinginan kuat untuk bisa
meraih juara dalam event olimpiade yang akan datang. Alasannya
sederhana, prestasi tertinggi dalam ajang olimpiade itu sudah demikian
tertanam dalam hatinya. Meski diakui penyuka film action ini, untuk
mencapai prestasi tertinggi tersebut harus diimbangi dengan latihan yang
keras dan penuh disiplin.
“Saya ingin menjadi juara olimpiade dan optimis bisa. Tentu dengan latihan yang keras dan disiplin,” ungkapnya
Namun begitu, persiapannya dalam waktu
dekat justru untuk event Sea Games Myanmar mendatang. Ajang ini, katanya
sudah di nanti untuk kembali meraih medali guna mengharumkan nama
bangsa dan negara.
Anak kedua dari dua bersaudara ini juga
mengajak atlet muda taekwondo untuk giat berlatih dan berprestasi di
berbagai event internasional. Bahkan setengah mendesak ia juga sangat
berharap anak muda Indonesia lainnya di mana pun untuk selalu optimis
dan berprestasi sesuai dengan bidang yang ditekuninya. Karena itu, putra
pasangan Fuad Hambali dan Reso Fenni ini seakan tak lelah untuk rutin
menjalankan aktivitasnya di pelatnas sebagai atlet nasional taekwondo.
Jika ditengok ke belakang, Rei mengaku
sejak kelas dua SD sudah mulai dikenalkan dengan olahraga ini. Dukungan
orang tua senantiasa diberikan bagi taekwondoin yang sudah meraih
prestasi di berbagai kejuaraan, baik nasional maupun internasional.
Sebab itu dari 12 tahun lamanya menekuni olahraga asal Korea ini,
taekwondo telah mengubah dirinya untuk selalu displin, optimistis dan
mandiri.
“Taekwondo telah banyak memberikan saya
banyak hal. Saya juga menjadi lebih disiplin dan selalu menghormati
orang yang lebih tua,” ucap jebolan PPLP Semarang ini.
Untuk itu Rei memastikan akan terus
menjaga kedisplinan dan latihan dengan keras di pelatnas sebagai atlet
nasional. Tentu demi prestasi yang kelak akan diraihnya, sekaligus bisa
mengibarkan merah putih di arena internasional. Apalagi selama di
pelatnas ini, kata atlet yang mengawali latihan di Dojang Halilintar
Semarang, semua pihak, baik PB TI, pelatih maupun pengurus yang ada
senantiasa memberikan support bagi aktivitasnya.
Reportase
Rofa Ichsandi
6101416072
Reportase
Rofa Ichsandi
6101416072

Tidak ada komentar:
Posting Komentar