Selasa, 18 Juni 2019

Reinaldy Atmanegara : Mandiri berkat Taekwondo

 Reinaldy Atmanegara : Mandiri berkat Taekwondo



Mulanya tidak terpikir untuk bisa latihan taekwondo ketika kecil dulu. Namun atas ajakan kawannya itu, dan sejalan waktu, olahraga ini telah menjadikannya atlet nasional yang membanggakan.
 
Atlet nasional taekwondo Indonesia kian berkibar di laga internasional. Usai mendulang lima emas, dua perak dan satu perunggu di arena Hongkong Terbuka yang dilangsungkan di Kowloon, Hongkong pada 23-24 Februari lalu. Kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi badan taekwondo dunia atau world taekwondo federation (WTF) diikuti atlet dari berbagai negara, di antaranya China, Taiwan, Malaysia, Mongolia, Hongkong dan Indonesia.
Dari sejumlah atlet nasional yang menorehkan prestasi yang membanggakan itu, nama Reinaldy Atmanegara juga ada di sana. Ia yang turun di nomor kyorugi kelas 54 kg Fin putra berhasil memboyong emas setelah menyingkirkan atlet Cina dengan skor telak 8-3.
Tidak mudah bagi siswa kelas tiga SMA Theresia Semarang ini untuk bisa mencapai babak yang menentukan itu. Ia sebelumnya mesti melewati babak penyisihan dari lawan-lawan yang tangguh juga, seperti atlet Mongolia  maupun tuan rumah, Hongkong.
Dikisahkan Rei, begitu ia selalu disapa, dirinya sempat deg-degan ketika pertandingan final saat melawan atlet negeri tirai bambu. Apalagi ketika tertinggal dua angka di babak awal  pertandingan. Namun dengan arahan pelatih yang tepat, akhirnya ia bisa mengejar angka dan  unggul dengan meyakinkan.
Baginya kemenangan ini bisa menambah semangat dan optimistis untuk terus berprestasi di arena internasional, bahkan dunia.  Malah ia sendiri menyimpan keinginan kuat untuk bisa meraih juara dalam event olimpiade yang akan datang. Alasannya sederhana, prestasi tertinggi dalam ajang olimpiade itu sudah demikian tertanam dalam hatinya. Meski diakui penyuka film action ini, untuk mencapai prestasi tertinggi tersebut harus diimbangi dengan latihan yang keras dan penuh disiplin.
“Saya ingin menjadi juara olimpiade dan optimis bisa. Tentu dengan latihan yang keras dan disiplin,” ungkapnya
Namun begitu, persiapannya dalam waktu dekat justru untuk event Sea Games Myanmar mendatang. Ajang ini, katanya sudah di nanti untuk kembali meraih medali guna mengharumkan nama bangsa dan negara.
Anak kedua dari dua bersaudara ini juga mengajak atlet muda taekwondo untuk giat berlatih dan berprestasi di berbagai event internasional. Bahkan setengah mendesak ia juga sangat berharap anak muda Indonesia lainnya di mana pun untuk selalu optimis dan berprestasi sesuai dengan bidang yang ditekuninya. Karena itu, putra pasangan Fuad Hambali dan Reso Fenni ini seakan tak lelah untuk rutin menjalankan aktivitasnya di pelatnas sebagai atlet nasional taekwondo.
Jika ditengok ke belakang, Rei mengaku sejak kelas dua SD sudah mulai dikenalkan dengan olahraga ini. Dukungan orang tua senantiasa diberikan bagi taekwondoin yang sudah meraih prestasi di berbagai kejuaraan, baik nasional maupun internasional. Sebab itu dari 12 tahun lamanya menekuni olahraga asal Korea ini, taekwondo telah mengubah dirinya untuk selalu displin, optimistis dan mandiri.
“Taekwondo telah banyak memberikan saya banyak hal. Saya juga menjadi lebih disiplin dan selalu menghormati orang yang lebih tua,” ucap jebolan PPLP Semarang ini.
Untuk itu Rei memastikan akan terus menjaga kedisplinan dan latihan dengan keras di pelatnas sebagai atlet nasional. Tentu demi prestasi yang kelak akan diraihnya, sekaligus bisa mengibarkan merah putih di arena internasional. Apalagi selama di pelatnas ini, kata atlet yang mengawali latihan di Dojang Halilintar Semarang, semua pihak, baik PB TI, pelatih maupun pengurus yang ada senantiasa memberikan support bagi aktivitasnya.

Reportase
Rofa Ichsandi
6101416072
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar