Rabu, 29 Mei 2019

KONDISI KOLAM RENANG UNNES DILUAR “EKSPETASI” MAHASISWA





Semarang – Universitas Negeri Semarang terkenal dengan kampus konservasi dan sudah terkenal mutu dan kualitasnya diIndonesia. Kampus ini juga sudah terakreditasi A karena kinerja para dosen dan pegawai yang sangat baik.
Selain kualitas dari dosen yang baik juga seharusnya sarana dan prasarana yang disediakan atau yang ada dilingkungan kampus pun juga memadai dan berkualitas baik. Mahasiswa dan mahasiswi UNNES pun beranggapan bahwa baik peralatan, lapangan, kolam renang yang disediakan oleh kampus juga layak digunakan oleh mahasiswa dan mahasiswi UNNES.
Ketika akan diadakannya penilaian mata kuliah renang ternyata kondisi kolam renang membuat kaget  mahasiswa.Mahasiswa tertegun saat melihat kondisi air yang ada dikolam renang, warnanya sangat hijau sangat  tidak layak digunakan untuk aktivitas kuliah renang. 
Selain air yang berwarna hijau, kolam renang tersebut mengeluarkan bau kaporit yang sangat menyengat serta rasa air kolam yang sangat tidak enak.
Walaupun kondisi kolam yang berwarna hiijau serta bau kaporit yang sangat menyengat tidak mengurungkan niat dosen dan mahasiwa untuk tetap melanjutkan perkuliahan renang serta dilaksanakannya penilaian.
Selain kondisi kolam renang yang tidak layak untuk digunakan, mahasiswa dipungut biaya untuk masuk kekolam renang selain dijadwal perkuliahan. Jika mahasiwa ingin melakukan latihan atau yang biasa dikenal dengan “latihan mandiri” harus membayar Rp 7.000 ditambah dengan uang parkir kendaraan.
Mahasiswa mengeluh dengan keadaa tersebut, dan harapannya pihak penjaga kolam renang lebih rajin lagi dalam membersihkan kolam dan mahasiswa yang akan  melakukan “latihan mandiri” tidak dipungut biaya karna juga mahasiswa sudah membayar UKT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar