Pembekalan PPL untuk mahasiswa PJKR angkatan 2016 dan
peserta PPG Jurusan Pendidikan Jasmani
Kesehatan dan Rekreasi mendatangkan empat guru pendidikan
jasmani berprestasi di Indonesia, Keempat
guru tersebut baru saja pulang dari Australia untuk belajar mengenai pendidikan
jasmani disana, keempat guru tersebut adalah Pak Deni guru SMA dan Pak
Endro guru SD serta Pak Anggoro guru SMK dan Pak Toha guru SMP mereka di datangkan oleh
pihak jurusan untuk mempersiapkan para mahasiswa PJKR angkatan 2016 dan Guru
PPG dalam menghadapi Praktik Pengalaman Lapangan yang sudah di depan mata.
Pada hari itu semua perkuliahan di alihkan ke acara pembekalan PPL
semua, acara di lakukan pada siang hari bertempat di Lapangan Tenis indoor teptnya pukul 2 pada saat itu
cuaca sangat cerah membuat ruangan sangat panas seperti serasa di samping api
unggun yang membara. Di tambah lagi ke empat guru tersebut datangnya molor,
untung ada snak yang bisa sebagai teman menunggu dan penghilang rasa
keroncongan di perut.
Setelah guru tersebut datang mereka langsung mempersiapkan diri dan
memulai perkenalan, tapi ada sedikit masalah sound yang di gunakan suara sangat
kecil seperti semut yang sedang berbicara. Untung masalah itu segera di
selesaikan di ganti dengan sound yang lebih bagus. Setelah perkenalan keempat
guru tersebut menjelakan materi tentang pendekatan
pembelajaran TGFU / Teaching Game For Understanding.
"Teaching
Games for Understanding (TGfU) adalah suatu pendekatan pembelajaran
pendidikan jasmani untuk memperkenalkan bagaimana anak mengerti olahraga
melalui bentuk konsep dasar bermain"- ujar Pak Anggoro.
Mereka juga melakukan Demontrasi Pembelajaran penjas
menggunakan TGFU. Dari ratusan Mahasiswa PJKR 2016 dan Guru PPG di bagi menjadi 2 kelompok.
Saat pembagian kelompok suasana tidak kondosif banyak mahasiswa yang berbicara
sendiri seperti burung dalam sangkar yang sdang bahagia. Setelah melalui
perjuangan yang panjang akhirnya terbagilah menjadi 2 kelompok. Kelompok
pertama di ajarkan tentang materi sepak bola dan kelompok kedua di ajarkan
tentang materi bola basket.
Di
kelompok kedua materi tentang bola basket mereka di beri materi tentang bola meriam
dimana permainan tersebut di lakukan oleh dua tim yang saling berebutan bola
dan berusaha mengalahkan lawannya dengan cara melakuka passing dan tidak boleh
mendribble serta memasukan poin dengan cara menggedukkan bola di garis belakang
lawan. Permainan ini sangat efektif dimana semua anak bergerak dan sesuai
dengan target yang di inginkan dalam pembelajaran.
Menurut Pak Anggoro,
TGFU ini sangat efektif digunakan untuk pembelajaran penjas khusus olahraga
kelompok/ team /permainan seperti sepak bola, bola basket dll , dimana siswa semua terlibat
aktif dalam pebelajaran sehingga tidak terjadi penumpukan atau siswa yang
menunggu dan tidak melakukan gerakan seperti patung yang berdiri tegak tanpa
gerakan.
Fadil Fadluloh
Feature

Tidak ada komentar:
Posting Komentar