Selasa, 14 Mei 2019

Pembekalan PPL UNNES, Datangkan Guru Berprestasi Indonesia Baru Pulang Dari Australia




Pembekalan PPL untuk mahasiswa PJKR angkatan 2016 dan peserta PPG Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi mendatangkan empat guru pendidikan jasmani berprestasi di Indonesia, Keempat guru tersebut baru saja pulang dari Australia untuk belajar mengenai pendidikan jasmani disana, keempat guru tersebut adalah Pak Deni guru SMA dan Pak Endro guru SD serta Pak Anggoro guru SMK dan Pak Toha guru SMP mereka di datangkan oleh pihak jurusan untuk mempersiapkan para mahasiswa PJKR angkatan 2016 dan Guru PPG dalam menghadapi Praktik Pengalaman Lapangan yang sudah di depan mata.
Pada hari itu semua perkuliahan di alihkan ke acara pembekalan PPL semua, acara di lakukan pada siang hari bertempat di Lapangan Tenis indoor teptnya pukul 2 pada saat itu cuaca sangat cerah membuat ruangan sangat panas seperti serasa di samping api unggun yang membara. Di tambah lagi ke empat guru tersebut datangnya molor, untung ada snak yang bisa sebagai teman menunggu dan penghilang rasa keroncongan di perut.
Setelah guru tersebut datang mereka langsung mempersiapkan diri dan memulai perkenalan, tapi ada sedikit masalah sound yang di gunakan suara sangat kecil seperti semut yang sedang berbicara. Untung masalah itu segera di selesaikan di ganti dengan sound yang lebih bagus. Setelah perkenalan keempat guru tersebut menjelakan materi tentang pendekatan pembelajaran TGFU / Teaching Game For Understanding.
"Teaching Games for Understanding (TGfU) adalah suatu pendekatan pembelajaran pendidikan jasmani untuk memperkenalkan bagaimana anak mengerti olahraga melalui bentuk konsep dasar bermain"- ujar Pak Anggoro.
Mereka juga melakukan Demontrasi Pembelajaran penjas menggunakan TGFU. Dari ratusan Mahasiswa PJKR 2016 dan Guru PPG di bagi menjadi 2 kelompok. Saat pembagian kelompok suasana tidak kondosif banyak mahasiswa yang berbicara sendiri seperti burung dalam sangkar yang sdang bahagia. Setelah melalui perjuangan yang panjang akhirnya terbagilah menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama di ajarkan tentang materi sepak bola dan kelompok kedua di ajarkan tentang materi bola basket.
Di kelompok kedua materi tentang bola basket mereka di beri materi tentang bola meriam dimana permainan tersebut di lakukan oleh dua tim yang saling berebutan bola dan berusaha mengalahkan lawannya dengan cara melakuka passing dan tidak boleh mendribble serta memasukan poin dengan cara menggedukkan bola di garis belakang lawan. Permainan ini sangat efektif dimana semua anak bergerak dan sesuai dengan target yang di inginkan dalam pembelajaran.
Menurut Pak Anggoro, TGFU ini sangat efektif digunakan untuk pembelajaran penjas khusus olahraga kelompok/ team /permainan seperti sepak bola, bola basket dll , dimana siswa semua terlibat aktif dalam pebelajaran sehingga tidak terjadi penumpukan atau siswa yang menunggu dan tidak melakukan gerakan seperti patung yang berdiri tegak tanpa gerakan.
Fadil Fadluloh
Feature

Tidak ada komentar:

Posting Komentar