Sabtu, 11 Mei 2019

Masuk Pakai Fisik Keluar Tak Pakai Fisik

Masuk Pakai Fisik Keluar Tak Pakai Fisik





FIK - berkuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang adalah suatu kebanggaan dan impian dari beberapa orang, fakultas ini memang salah satu idola dari 8 fakultas lainnya. Berbagai hal unik ada di fakultas ini, mulai dari dosen, tendik, office boy, satpam bahkan hingga mahasiswa laki-lakinya yang dijuluki "Boyo UNNES" oleh kebanyakan cewek fakultas lain. Bahkan fakultas ini pun dijuluki sebagai "Kandang Boyo" oleh mahasiswanya sendiri. Kenapa? karena salah satu fasilitas di fakultas ini ada yang tak terawat dan cocok kalau dibilang sebagai "Kandang Boyo". Fasilitas itu adalah kolam renang milik FIK.

Tetapi disini saya tidak akan membahas tentang keunikan itu, namun ada keunikan lainnya yang menurut saya kurang pas. Apa itu ??? yaitu proses masuk fakultas ini dan proses keluar dari fakultas ini, khususnya untuk jurusan keolahragaan ya. Tes masuk untuk fakultas ini sebagai mahasiswa baru tidak sama dengan fakulta lainnya. Calon Mahasiswa Baru di tes tertulis dan di tes fisik untuk dapat masuk kedalam fakultas ini. mulai dari tes lari 2,4 km, tes kelincahan, tes kekuatan dan tes tes lainnya. Namun kenapa untuk keluar dari fakultas ini cukup hanya menyelesaikan skripsi saja??? (termasuk lunas UKT yaa..).

Jadi, untuk apa tes awal jika keluarnya tidak di tes sesuai awal masuk tadi? jika tes awal tadi dianggap sebagai pre-test fisik untuk masuk, lalu diamanakah pos-test fisiknya? Harapannya, jika memang skripsi menjadi syarat kelulusan maka di awal tes masuk tidak terlalu perlu tes fisik, dan diganti dengan tes membuat karya tulis ilmiah atau sejenisnya. sehingga relevan.

"keluar" dalam berita ini adalah menyelesaikan studi yaa.. jadi jangan salah kira :D

Opini
Rofa Ichsandi

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar