Pulang Dari Australia, 4 Guru Berprestasi Ini Berbagi Ilmu
Siang itu kegiatan berlansung di lapangan tenis indoor, dalam kondisi cuaca yang cerah dan sangat panas. Didalam ruangan tertutup itu membuat para peserta seperti kue yang hendak dioven. Ditambah kegiatan yang dimulai tidak sesuai jadwal. Kebiasaan warga Indonesia yang tak pernah hilang sekalipun sudah belajar di Australia, menganggap waktu seperti karet. Sehingga kegiatan awal waktu itu dimulai agak molor dari jadwal seharusnya.
Perkenalan berlalu, akhirnya 4 guru ini memberikan presentasi mengenai pendekatan pembelajaran TGFU / Teaching Game For Understanding kepada ratusan mahasiswa dan guru PPG. "Teaching Games for Understanding (TGfU) adalah suatu pendekatan pembelajaran pendidikan jasmani untuk memperkenalkan bagaimana anak mengerti olahraga melalui bentuk konsep dasar bermain"- ujar Pak Anggoro. Memaparkan materi mengenai TGFU, mereka juga melakukan Demontrasi Pembelajaran penjas menggunakan TGFU ini.
Peserta dibagi menjadi 2 kelompok sesuai dengan materinya, yaitu bolabasket dan sepakbola. Pembagian kelompok waktu itu tidak dapat berjalan lancar dikarenakan masing-masing mahasiswa berbicara sendiri-sendiri dan kurang memperhatikan seperti didalam ruangan itu berisi SPG saling menawarkan dagangan, suasana waktu itu menjadi sangat ramai bak pasar kaget di hari minggu.
Menurut Pak Anggoro, TGFU ini sangat efektif digunakan untuk pembelajaran penjas khusus olahraga kelompok/ team /permainan seperti sepak bola, bola basket dll , serta tidak bisa digunakan di olahraga individu. pembelajaran menggunakan pendekatan TGFU ini memberikan lebih banyak kesempatan siswa untuk melakukan gerakan dibanding dengan pembelajaran konvensional yang banyak menunggunya
Feature
Rofa Ichsandi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar