Sabtu, 11 Mei 2019

Pulang Dari Australia, 4 Guru Berprestasi Ini Berbagi Ilmu


Pulang Dari Australia, 4 Guru Berprestasi Ini Berbagi Ilmu



Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi mengadakan kegiatan pembekalan PPL untuk mahasiswa PJKR angkatan 2016 dan peserta PPG. Empat guru pendidikan jasmani berprestasi di Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah. Keempat guru tersebut baru saja pulang dari Australia untuk belajar mengenai pendidikan jasmani. keempat guru tersebut diantaranya adalah Pak Deni guru SMA dan Pak Endro guru SD serta Pak Anggoro guru SMK dan Pak Toha guru SMP. Mereka  datang memang sengaja dipersiapkan oleh pihak jurusan PJKR  UNNES dengan tujuan untuk membagi ilmu dan pengalaman tentang Pendidikan Penjas di Australia kepada para mahasiswa pra-PPL dan guru PPG.

Siang itu kegiatan berlansung di lapangan tenis indoor, dalam kondisi cuaca yang cerah dan sangat panas. Didalam ruangan tertutup itu membuat para peserta seperti kue yang hendak dioven. Ditambah kegiatan yang dimulai tidak sesuai jadwal. Kebiasaan warga Indonesia yang tak pernah hilang sekalipun sudah belajar di Australia, menganggap waktu seperti karet. Sehingga kegiatan awal waktu itu dimulai agak molor dari jadwal seharusnya.

Perkenalan berlalu, akhirnya 4 guru ini memberikan presentasi  mengenai pendekatan pembelajaran TGFU / Teaching Game For Understanding kepada ratusan mahasiswa dan guru PPG.  "Teaching Games for Understanding (TGfU) adalah suatu pendekatan pembelajaran pendidikan jasmani untuk memperkenalkan bagaimana anak mengerti olahraga melalui bentuk konsep dasar bermain"- ujar Pak Anggoro. Memaparkan materi mengenai TGFU, mereka juga melakukan Demontrasi Pembelajaran penjas menggunakan TGFU ini.

Peserta dibagi menjadi 2 kelompok sesuai dengan materinya, yaitu bolabasket dan sepakbola. Pembagian kelompok waktu itu tidak dapat berjalan lancar dikarenakan masing-masing mahasiswa berbicara sendiri-sendiri dan kurang memperhatikan seperti didalam ruangan itu berisi SPG saling menawarkan dagangan, suasana waktu itu menjadi sangat ramai bak pasar kaget di hari minggu.

Menurut Pak Anggoro, TGFU ini sangat efektif digunakan untuk pembelajaran penjas khusus olahraga kelompok/ team /permainan seperti sepak bola, bola basket dll , serta tidak bisa digunakan di olahraga individu. pembelajaran menggunakan pendekatan TGFU ini memberikan lebih banyak kesempatan siswa untuk melakukan gerakan dibanding dengan pembelajaran konvensional yang banyak menunggunya

Feature
Rofa Ichsandi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar